Selasa, 12 Oktober 2010

Janin 17 Pekan Ternyata Sudah Bisa Tersenyum

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON--Senyum berseri-seri begitu jelas terlihat. Tampak, dia seperti sedang merasakan kegembiraan. Itulah ekspresi yang terlihat dari dirinya.

Sangat menakjubkan. Mungkin itu kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaan setelah melihat sosok tersebut. Senyum itu bukan mengembang dari sosok seorang anak, bayi, apalagi orang dewasa. Senyum itu terlihat dari wajah janin yang masih berada di dalam rahim ibunya.

Ya, sebuah foto janin yang diambil baru-baru ini memperlihatkan wajah sang janin yang sedang tersenyum itu. Yang mengejutkan, janin itu baru berusia 17 pekan. Scan yang dilakukan terhadap calon bayi itu memperlihatkan bahwa janin telah mempunyai perasaan seperti kebahagiaan dan rasa sakit saat masih berada dalam rahim, lebih awal dari pada yang diperkirakan sebelumnya.

Banyak ahli yang berpendapat, janin secara alami masih seperti dibius selama di dalam rahim sehingga tidak sadarkan diri dan belum merasakan indra. Profesor Stuart Campbell yang mengambil foto itu di sebuah klinik di London dengan menggunakan scan 3 dimensi dan peralatan pemindai 4 dimensi, mengatakan hal itu tidak selalu menunjukkan anak yang belum lahir telah memiliki perasaan. Senyum itu hanya menampilkan perilaku manusia.

Bagi Campbell, senyum itu hanyalah ekspresi gembira dari rasa kemanusiaan janin. ''Saya telah melihat janin dengan wajah menangis saat masih berusia 18 atau 19 pekan, bukan hanya tersenyum,'' ujarnya.

Mantan kepala kebidanan dan ginekologi di King's College dan rumah sakit St George's di London ini mengaku tidak tahu apa yang menyebabkan janin itu tersenyum. ''Ini merupakan bagian dari urutan yang melibatkan janin menguap dan membuat gerakan pernafasan serta membuka kelopak mata, dan tentu saja itu membuat waja menangis,'' ujarnya memperkirakan.


Janin 17 Pekan Ternyata Sudah Bisa Tersenyum - Yahoo! Indonesia News

Bayi Terlahir dari Embrio Beku 20 Tahun - Yahoo! Indonesia News

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK--Di Amerika Serikat, seorang perempuan berusia 42 tahun melahirkan bayi laki-laki sehat. Bayi terlahir dari embrio yang dibekukan selama hampir dua puluh tahun. Belum pernah terjadi kelahiran anak dari embrio yang dibekukan sedemikian lama. Demikian tulis majalah Fertility and Sterility Senin (11/10).

Bayi lahir bulan Mei silam. The Jones Institute for Reproductive Medicine Eastern Virginia Medical School di Norfolk menangani kasus ini. Dokter Sergio Oehninger sudah selama sepuluh tahun merawat si ibu yang mengalami infertilitas.

Embrio dibekukan sembilan belas tahun dan tujuh bulan dihasilkan pasangan lain yang tidak ingin disebut namanya, dan disimpan pada institut.


Bayi Terlahir dari Embrio Beku 20 Tahun - Yahoo! Indonesia News

Kamis, 07 Oktober 2010

Wanita Suka Dipeluk Usai Bercinta

VIVAnews - Wanita cenderung suka bermanja-manja dengan pasangannya usai bercinta. Mayoritas suka sekali dipeluk. Tapi mengapa banyak pria lebih memilih tidur atau langsung isitirahat usai berhubungan seksual?

Sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of Sex Research mengungkap, wanita lebih memiliki inisiatif menyangkut keintiman dan memperkuat ikatan psikologis, baik dalam hubungan jangka pendek maupun jangka panjang.

"Kami memprediksi pertimbangan setelah bercinta sangat berbeda antara pria dan wanita karena strategi reproduksi yang berlainan," kata Susan Hughes, salah satu peneliti seperti dikutip dari Times of India.

Berdasar penelitian itu, wanita cenderung masih menginginkan sejumlah aktivitas mesra usai bercinta yang dikenal dengan istilah afterplay: ngobrol, berciuman, berpelukan, bermanja-manja, dan membicarakan kelanjutan hubungan. Bagi wanita, ini penting untuk menjaga keintiman.

Sementara pria cenderung cuek. Mayoritas pria lebih memilih minum, merokok, makan, bahkan langsung tidur. Pria menyukai tindakan yang memiliki 'manfaat ekstrinsik'. Artinya, pria cenderung lebih suka bermesraan hanya ketika menjelang bercinta.

Penelitian itu juga mengungkap pentingnya afterplay terhadap strategi reproduksi. Ada beberapa elemen reproduksi justru terjadi setelah hubungan seksual berakhir. Kemesraan usai bercinta memengaruhi keintiman, kelanjutan hubungan masa depan (dan mungkin aktivitas seksual lanjutan), retensi sperma, dan kemungkinan terjadinya pembuahan.(ywn)

Baca juga: Afterplay, Relaks Usai Bercinta

Selasa, 05 Oktober 2010

Calon Kapolri, SBY Pilih Komjen Timur Pradopo

Calon Kapolri, SBY Pilih Komjen Timur Pradopo
Oleh : Denny Krisnadhy | 05-Okt-2010, 12:19:29 WIB

KabarIndonesia - Setelah gembar-gembor nama calon Kapolri yang akan dikirim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Komjen Pol Ito Sumardi, ternyata hanya kabar-kabur. Komisi III DPR akhir menerima nama pengganti Bambang Hendarso Danuri dari Presiden SBY pada Senin malam (4/10) dan nama yang disodorkan adalah Komjen Timur Pradopo.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, yang sebelumnya mengatakan bahwa Komjen Ito Sumardi 90 persen sebagai calon Kapolri, mengaku keputusan akhir Presiden memilih Komjen Timur Pradopo di luar dugaan. SBY dinilai telah membingungkan masyarakat dengan mengulur-ulur waktu pemilihan Kapolri sehingga menimbulkan spekulasi terkait calon Kapolri.

"Presiden akhirnya mengirim nama Komjen Timur Pradopo sebagai calon Kapolri. Untuk sementara, kita menyambut baik dulu usulan Presiden yang telah beberapa hari ini membuat bingung masyarakat," ujar Bambang, Selasa (5/10).

Menurut Bambang, belum ada jaminan bahwa DPR akan menerima Komjen Timur Pradopo menjadi orang nomor satu di institusi kepolisian itu. Bambang juga menegaskan akan membuka track record Komjen Timur Pradopo selama menjadi perwira polisi.

"Namun tidak ada jaminan mendapat dukungan penuh dari Komisi III, berbagai masukan dari masyarakat tentang rekam jejak Komjen Timur Prodopo akan kita tanyakan saat uji kelayakan nanti," tegasnya.

Namun Bambang berharap Komjen Timur bisa memenuhi kriteria untuk menjadi Kapolri. Memadamkan konflik internal Polri adalah kriteria awal Komjen Timur Pradopo nanti sebelum dilantik menjadi Kapolri.

"Diharapkan mampu menyatukan berbagai faksi di tubuh Polri," harap Bambang. Wajar saja Bambang kecewa Presiden memilih Komjen Timur menjadi Kapolri. Bambang merasa dipermainkan, karena kabar menguat dari Istana sebelumnya bahwa Presiden akan memilih Kabareskrim Komjen Ito Sumardi sebagai Kapolri.

Presiden SBY semalam telah mengirimkan surat ke DPR yang berisi memilih Komjen Timur Pradopo sebagai calon Kapolri menggantikan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang segera akan habis masa tugasnya pada akhir Oktober ini. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

Karir Baru di Dunia IT yang Tak Butuh Skill IT

Karir Baru di Dunia IT yang Tak Butuh Skill IT
Oleh : Yurike Novialana | 05-Okt-2010, 12:29:14 WIB

KabarIndonesia - Karir di dunia Teknologi atau lebih banyak dikenal dengan IT memang sedang berkembang saat ini. Dengan didukung karir yang menjanjikan, dunia IT menjadi terlihat sangat menjanjikan.

Bicara tentang teknologi memang tak ada habisnya. Bukan hanya alat-alat yang semakin canggih, tetapi sistem pun bisa dibuat sedemikian rupa lebih efisien dan mutakhir untuk mempermudah segala urusan manusia. Keadaan tersebut juga ditunjang oleh berkembangnya sumber daya manusia yang semakin cerdas. Hal ini mau tak mau mendorong generasi muda meningkatkan kemampuannya di bidang teknologi agar tak ketinggalan.

Salah satu bentuk teknologi yang sedang berkembang saat ini adalah di bidang perangkat lunak atau biasa disebut software. Software dibuat untuk mempermudah berjalannya sebuah sistem. Dan salah satu sistem yang berkembang saat ini adalah sistem ERP (Enteprise Resource Planning) yakni sebuah sistem canggih yang diciptakan untuk membantu perusahaan mengintegrasikan seluruh aktifitas bisnisnya mulai dari wilayah finansial hingga ke proses produksi.

Untuk menjalankan sistem ini diperlukan sebuah software. Bermacam-macam merek dan tipe software sistem ERP muncul di pasaran. Namun software yang lebih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan Internasional dan multinasional adalah SAP. Mulai dari perusahaan manufaktur, otomotif, telekomunikasi hingga perbankan sudah menggunakan SAP.

Sejak software buatan Jerman ini masuk ke Indonesia pada tahun 1997 hingga saat ini SAP terus berkembang. Pada tahun 2008 sudah lebih dari 70% perusahaan multinasional di Indonesia menggunakan SAP. Tentu saja hal ini menambah peluang karir di dunia IT. Tak sedikit sumber daya manusia yang terjun ke SAP.

Dan kini SAP menjadi salah satu target karir para profesional muda. Kabar baiknya, untuk terjun ke SAP, tidak harus memiliki skill khusus di bidang IT atau komputer. Sebab SAP terbagi menjadi beberapa modul yang sesuai dengan wilayah aktifitas perusahaan. Contohnya pada modul FI dan CO, banyak berkaitan dengan finansial dan akutansi. Kemudian pada modul logistik seperti MM, SD, PM lebih erat hubungannya dengan latar belakang pendidikan manajemen atau teknik industri.

Ini adalah sebuah peluang baru bagi dunia kerja di Indonesia. Sebuah karir di bidang teknologi yang tak perlu butuh banyak kemampuan teknikal.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//


Surat Terbuka untuk Menteri Agama

Surat Terbuka untuk Menteri Agama
Oleh : Hans Wijaya | 06-Okt-2010, 04:44:30 WIB

KabarIndonesia - Seorang sahabat yang kebetulan petinggi jemaat Ahmadiyah Indonesia, mengirim surat kepada saya untuk diteruskan kepada Menteri Agama RI Suryadarma Ali. Tulisan di bawah ini saya kutip dari aslinya.

Terima kasih, saya haturkan kepada Bapak Menteri Agama, yang telah memberi Ahmadiyah label aliran sesat, menyimpang dari ajaran Islam, dan karena itu Ahmadiyah tidak boleh membawa nama Islam dalam aktivitas mereka.

Ucapan terima kasih atas pelabelan ini, saya sampaikan kepada Menteri Agama, dengan senang hati dan tulus. Saya meyakini Sabda Nabi Muhammad SAW: "Jika seorang berkata kepada saudaranya, hai kafir, maka tuduhan kafir itu akan tertuju kepada salah satu di antara keduanya. Jika yang dituduh kafir itu, benar kafir, maka tuduhan itu akan tertuju kepada orang yang dituduh kafir itu."
Tetapi, jika yang dituduh kafir itu bukan orang kafir - melainkan orang beriman, maka tuduhan itu akan kembali kepada orang yang mengatakan kafir itu."

Dan, saya juga meyakini Sabda Nabi Muhammad SAW: "Membicarakan dan mengolok-olok, akan mengurangi dosa orang yang dibicarakan dan diolok-olok."

Jika label yang diberikan Bapak Menteri Agama benar, pahalanya sepenuhnya menjadi hak Bapak. Namun, jika label yang diberikan Bapak, maka dosa-dosa saya akan diambil Allah dan akan dipindahkan menjadi hak Bapak.

Terima kasih, juga saya haturkan kepada Pak Menteri yang telah menjustifikasi dan mendiagnosa, apabila Ahmadiyah dibiarkan hidup di Indonesia, konflik terus terjadi. Karena itu, langkah pembubaran merupakan pilihan terbaik untuk meredam potensi konflik horizontal antar penganut agama di level akar rumput, dan untuk itu, pembubaran akan segera dilakukan sesudah lebaran.

Saya ingin sekali segera menyaksikan kebenaran justifikasi dan diagnosa Bapak yang satu ini. Apakah setelah Ahmadiyah dibubarkan tidak akan ada lagi aksi-aksi anarkis kelompok-kelompok Islam radikal yang memang sudah menjadi watak dan karakternya, hingga menghalalkan bom bunuh diri, ataukah akan semakin merajalela?

Apakah Indonesia akan makin aman atau makin kacau balau tidak terkendali. Kita tunggu sesuai justifikasi dan diagnosa Bapak Menteri Agama. Terkait rencana pembubaran Ahmadiyah, tanggapan saya, singkat saja: Lanjutkan!

Selama hampir 30 tahun menjadi Ahmadiyah, saya sudah berulang-ulang menyaksikan kebenaran ilham yang diterima Pendiri Ahmadiyah itu. Begitu pula ribuan bahkan jutaan warga Ahmadiyah yang lain yang tersebar di berbagai belahan penjuru dunia.

Kami diharuskan mendirikan shalat lima waktu semata-mata karena mengikuti perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya dan dengan sekuat tenaga akan senantiasa menegakkan Shalat Tahajjud dan mengirim salawat kepada Junjungannya Yang Mulia. Rasulullah SAW dan memohon ampun dari kesalahan dan mohon perlindungan dari dosa; akan ingat setiap saat kepada nikmat-nikmat Allah, lalu mensyukurinya dengan hati tulus, serta memuji dan menjunjung-Nya dengan hati yang penuh kecintaan.

Kami juga diwajibkan untuk tidak mendatangkan kesusahan apapun terhadap semua makhluk Allah khususnya kaum muslimin. Kami dibai'at untuk tetap setia terhadap Allah Ta’ala, baik dalam segala keadaan susah atau pun senang, kami tidak akan berhenti memerangi adat yang buruk dan melawan hawa nafsu serta akan menjunjung tinggi perintah Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah SAW.

Kami juga diharuskan meninggalkan takabur dan sombong. diminta untuk hidup dengan merendahkan diri, beradat lemah lembut, berbudi pekerti yang halus dan sopan-santun.

Kami juga diharuskan menghargai, menjaga kehormatan agama dan mencintai Islam lebih daripada jiwa dan harta kami. Kami akan selamanya menaruh belas kasih terhadap makhluk Allah umumnya dan akan sejauh mungkin mendatangkan faedah kepada umat manusia dengan kekuatan dan nikmat yang dianugerahkan Allah Ta’ala kepadanya.

Yang terakhir kami akan mengikat tali persaudaraan dengan hamba ini “Imam Mahdi dan Al-Masih Al-Mau’ud a.s.” semata-mata karena Allah dengan pengakuan taat dalam hal ma'ruf dan akan berdiri di atas perjanjian ini hingga mautnya dan menjunjung tinggi ikatan perjanjian ini melebihi ikatan duniawi, baik ikatan keluarga, ikatan persahabatan ataupun ikatan kerja.

Pertanyaan saya ialah, apakah orang yang berakidah dan mengamalkan sepuluh butir pola kehidupan Islam seperti ini, masih juga dikatakan menyimpang dari Islam, sesat, dan karenanya dienyahkan dari bumi Indonesia?

Pak Suryadarma Ali, jika Bapak mengatakan ajaran di atas adalah penyimpangan dari Islam, sesat, menyesatkan dan harus dienyahkan dari bumi Indonesia, maka saya tidak tahu lagi, aqidah Islam macam apa yang difahami, dianut, diamalkan dan dikembangkan?

Jika, sepuluh butir pola kehidupan Islam, yang oleh Pendiri Ahmadiyah, saya dituntun dan diminta berjanji untuk mengamalkannya, sebagai bukan Islam, sesat dan menyesatkan, dengan senang hati, tulus ihklas, saya dan ribuan jama'ah lainnya akan menerimanya dengan legowo.

Hanya saja, saya berfikir, entah seperti apa pemahaman Islam menurut Pak Menteri. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//


Jumat, 01 Oktober 2010

TERORIS DAN PERLUNYA PERAN SERTA MASYARAKAT

Akhir-akhir ini masyarakat indonesia dan lebih-lebih warga dunia terhenyakkan oleh masalah yang serius yakni masalah teroris. Walapun sebenarnya masalah teoriris itu sudah ada namun akhir-akhir ini merupakan puncak dari masalah teroris tersebut. lantas Bagaimanakah cara penangulangannya?.

Teroris sudah bukan lagi masalah yang bisa di anggap remeh. Karena gerakan-gerakannya sudah diluar kontrol hak-hak asasi manusia. Melakukan pembunuhan, pemboman, perampokan, penculikan, terhadap orang yang tidak berdosa. Dengan alasan apapun tidak dibenarkan.

Masyarakat Indonesia sebenarnya masyarakat yang sangat toleran terhadap segala macam perbedaan. Baik itu perbedaan agama, keyakinan, suku, bangsa, ras. begitu banyak contoh-contoh yang ditunjukkan oleh para pahlawan kita tentang sikap toleran ini. padahal sikap toleransi merupakan jati diri bangsa dengan dijadikan sila ketiga dan keempat dari pancasila.

Dari peristiwa demi peristiwa teror yang dialami bangsa ini. Menyadarkan kita bahwa selama ini kita lengah dan tidak segera bertindak dalam menyikapi masalah teroris ini. tetapi bertindak setelah kejadian sudah membesar.

Dengan bukti teroris bisa bergerak leluasanya bahkan mereka bisa berlatih perang, merekrut anggota baru, menggalang dana dan kekuatan. sungguh sangat aneh jika sebuah gerakan sebesar itu tetapi masyarakat bahkan polisi, intelejen tidak tahu. hal ini sungguh sangat aneh bagiku.

Melawan gerakan teroris di indonesia tidak bisa dengan hanya menangkapi orang-orang yang terlibat. karena gerakan teroris di indonesia adalah gerakan ideologis. gerakan idiologis tidak bisa di hancurkan jika tidak dari akarnya.

Yang lebih penting lagi, penanganan terorisme bukan melulu urusan aparat keamanan, tapi juga semua lembaga negara terkait. segera bertindak dan persempit gerakan mereka. Dengan bertindak cepat melaporkan kegiatan yang mencurigakan ke pihak yang berwajib. hancurkan teroris dimuka bumi ini. karena gerakan teroris sudah tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan bangsa. apakah kita ingin indonesia dijadikan sarang teroris ?

SHARE

Share |

Daftar isi Blog